Skip to main content
News Directory 3
  • Home
  • Business
  • Entertainment
  • Health
  • News
  • Sports
  • Tech
  • World
Menu
  • Home
  • Business
  • Entertainment
  • Health
  • News
  • Sports
  • Tech
  • World
Misteri Striker Timnas Selera Kluivert, Siapa Terpilih dan Tersisih?

Misteri Striker Timnas Selera Kluivert, Siapa Terpilih dan Tersisih?

March 7, 2025 Catherine Williams - Chief Editor Sports
Jakarta, CNN Indonesia —

Kedatangan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia menuai tanda tanya soal sosok striker yang akan jadi opsi utama. Siapa bakal terpilih, siapa tersisih?

Hingga saat ini belum ada bayangan utuh tentang skuad Timnas Indonesia racikan Kluivert. Kemungkinan besar, secara umum skuad racikannya kemungkinan tak jauh berbeda dari era Shin Tae Yong.

Bicara lini depan juga demikian, tampaknya Kluivert tak banyak mengubah komposisi yang sudah ada. Nama-nama seperti Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick kemungkinan bakal tetap mendapat tempat.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Kluivert bahkan lebih banyak seiring bertambahnya pemain naturalisasi. Teranyar ada Ole Romeny untuk menambah daya gedor.



Dengan pakem 4-2-3-1 dan 4-3-3, praktis Kluivert butuh satu ujung tombak yang berdiri sebagai pemain nomor sembilan. Ole Romeny jadi kandidat terkuat karena di Oxford United biasa dipasang demikian.

Sebelumnya, STY kerap memasang Rafael Struick sebagai ujung tombak. Namun sebagai eksekutor, striker 21 tahun itu belum matang. Dari 22 penampilan Struick baru mencetak satu gol.

Persoalannya, Ole Romeny juga belum begitu nyetel dengan Oxford sejak bergabung pada Januari lalu. Dari enam penampilan, striker 24 tahun itu baru mencetak satu gol.

Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick di Timnas Indonesia. (REUTERS/Hamad I Mohammed)

Tapi Ole Romeny punya pengalaman yang lebih panjang. Ia pernah berseragam FC Utrecht, FC Emmen, dan NEC Nijmegen. Dengan rekam jejak ini besar kans Kluivert bakal mengutamakan Ole Romeny.

Alhasil Struick mungkin akan bermain lebih melebar jika jadi starter. Kebetulan yang bersangkutan sering tampil sebagai penyerang sayap kiri. Pernah pula jadi penyerang sayap kanan karena di sisi kiri sudah ada Ragnar Oratmangoen.

Tapi di sisi kanan, Struick harus bersaing dengan Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri yang bisa dipasang di posisi itu. Jadi ada kemungkinan Struick jadi pilihan kesekian mengingat performa di klub belum menjanjikan.

Pesepak bola Dewa United Egy Maulana Vikri (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Firza Andika (kanan) dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/2/2025). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom.Egy Maulana Vikri sedang gacor bersama Dewa United. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)

Struick seakan lenyap karena sudah dua laga beruntun tak masuk skuad Brisbane Roar. Ia terakhir main pada 7 Januari lalu, kemudian jadi cadangan di empat laga sebelum hilang dari skuad.

Dengan kecenderungan Kluivert memerhatikan jam terbang pemain di klub, bukan tak mungkin Struick sementara tersisih. Sebab opsi penyerang murni masih ada Ramadhan Sananta. Ada satu nama lagi yakni Dimas Drajad, namun sang pemain sedang cedera parah.

Kemudian Kluivert juga berkesempatan mengorbitkan striker muda. Jens Raven dapat jadi pilihan, lalu Hokky Caraka juga jadi langganan daftar panggil era STY. Namun keduanya mesti diasah lagi.

Baca di halaman selanjutnya>>>

Ujian berat Kluivert selain berupaya meloloskan Indonesia ke Piala Dunia 2026 adalah mengasah striker Timnas Indonesia yang belum bisa dipandang sebagai momok bagi lawan.

Di era STY, dominasi top skor Timnas Indonesia bukan penyerang murni. Mereka yang jadi pencetak gol terbanyak adalah Witan Sulaeman (9), Egy Maulana Vikri (8), Dimas Drajad (6), dan Ricky Kambuaya (5).

Kluivert harus jeli melihat fenomena ini. Terlebih dirinya adalah penyerang ketika sebagai pemain. Karier kepelatihannya pun diawali sebagai pelatih striker.

Kluivert pernah jadi pelatih striker AZ Alkmaar pada 2008 dan di NEC Nijmegen pada 2010. Pun ketika menangani FC Twente U-21, salah satu striker binaannya, Quincy Promes jadi top skor di level junior.

Kepiawaian membina penyerang jadi salah satu alasan Louis van Gaal menjadikannya asisten pelatih timnas Belanda pada Piala Dunia 2014. Saat direkrut timnas Curacao pun Kluivert mampu meningkatkan produktivitas tim.

Kluivert menangani Curacao dalam dua periode, yakni 2015-2016 dan 2021. Ada 18 pertandingan yang dipimpinnya.

Pada 12 pertandingan di periode pertamanya, ada 23 gol yang dicetak. Sedangkan enam laga di periode kedua tercatat ada 10 gol yang tercipta. Ini bukan catatan yang buruk.

Penyerang Persis Ramadhan Sananta. Dok PersisApakah masih tersisa peluang untuk Ramadhan Sananta di Timnas Indonesia? (Foto: Dok Persis)

Selama itu pula, Kluivert memunculkan sederet bomber mengerikan. Pemain yang paling tajam selama kepemimpinan Kluivert adalah Felitciano Zschusschen dengan tujuh gol. Jumlah serupa dicatat oleh Gino van Kessel.

Tak hanya bisa memoles pemain medioker, Kluivert juga pandai mengendalikan striker kaya pengalaman. Dua nama bomber kawakan, M’Baye Niang dan Mario Balotelli pernah ditangani. Hasilnya, M’baye Niang mencatat delapan gol dari 20 laga.

Dengan pengalaman menangani striker dengan berbagai latar belakang, semestinya Kluivert sudah tahu langkah-langkah yang harus dilakukan. Namun tugasnya sekaligus juga lebih berat karena ini jadi pengalaman pertamanya menangani tim nasional di Asia.

Pembuktian Kluivert ada di dua laga yang dijalani Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Terdekat, skuad Garuda akan melawan Australia pada 20 Maret kemudian Bahrain pada 25 Maret. Striker pilihan Kluivert akan dinanti pada kesempatan ini.

[Gambas:Video CNN]



Share this:

  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on X (Opens in new window) X

Related

analisis, analisis timnas indonesia, Brisbane Roar, dimas drajad, egy maulana vikri, fc utrecht, GOL, hokky caraka, jens raven, kedatangan patrick kluivert, klub, kualifikasi piala dunia 2026, laga, misteri striker timnas selera kluivert, NEC Nijmegen, ole romeny, oxford united, panggil, Patrick Kluivert, pelatih timnas indonesia, pemain, pemain naturalisasi, pemain nomor, piala dunia 2026, Rafael Struick, ragnar oratmangoen, ramadhan sananta, Shin Tae-yong, skuad, skuad timnas indonesia racikan kluivert, sosok striker, striker, struick, STY, timnas, timnas indonesia, timnas selera, United, witan sulaeman

Search:

News Directory 3

ByoDirectory is a comprehensive directory of businesses and services across the United States. Find what you need, when you need it.

Quick Links

  • Copyright Notice
  • Disclaimer
  • Terms and Conditions

Browse by State

  • Alabama
  • Alaska
  • Arizona
  • Arkansas
  • California
  • Colorado

Connect With Us

© 2026 News Directory 3. All rights reserved.

Privacy Policy Terms of Service