Skip to main content
News Directory 3
  • Home
  • Business
  • Entertainment
  • Health
  • News
  • Sports
  • Tech
  • World
Menu
  • Home
  • Business
  • Entertainment
  • Health
  • News
  • Sports
  • Tech
  • World
Trump Threatens Additional Sanctions on Russia if Ukraine War Not Ended

Trump Threatens Additional Sanctions on Russia if Ukraine War Not Ended

January 23, 2025 Catherine Williams - Chief Editor World


Jakarta –

Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menambah tarif baru terhadap ancaman sanksi kepada Rusia jika negara itu tidak membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina. Trump menyebut tarif ini juga dapat diterapkan ke negara peserta lainnya.

Trump menyebut kemungkinan ia akan mengenakan sanksi terhadap Rusia jika Presiden Vladimir Putin menolak berunding guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun tersebut.

“Jika kita tidak membuat ‘kesepakatan’, dan segera, saya tidak punya pilihan lain selain mengenakan Pajak, Tarif, dan Sanksi tingkat tinggi pada apa pun yang dijual oleh Rusia ke Amerika Serikat, dan berbagai negara peserta lainnya,” kata Trump dalam postingan di media sosialnya, dilansir Reuters, Kamis (23/1/2025).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam postingan Trump tersebut tidak menyebutkan negara-negara mana yang dia anggap sebagai peserta dalam konflik tersebut.

Pemerintahan mantan Presiden Joe Biden sebelumnya menjatuhkan sanksi berat kepada ribuan entitas di sektor perbankan, pertahanan, manufaktur, energi, teknologi, dan sektor-sektor lain di Rusia sejak invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina pada Februari 2022, yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menghancurkan kota-kota.

Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mengatakan Rusia akan melihat apa yang menurut Trump berarti “kesepakatan” untuk mengakhiri perang di Ukraina.

“Ini bukan sekadar masalah mengakhiri perang,” kata Polyanskiy kepada Reuters.

“Ini pertama dan terutama masalah mengatasi akar penyebab krisis Ukraina,” sambungnya.

Menjelang kemenangannya dalam pemilihan umum pada 5 November, Trump menyatakan puluhan kali bahwa ia akan mencapai kesepakatan antara Ukraina dan Rusia pada hari pertamanya menjabat, jika tidak lebih awal. Namun, para pembantu Trump telah mengakui bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang bisa memakan waktu berbulan-bulan atau lebih lama.

Awal bulan ini, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terberatnya terhadap pendapatan energi Rusia, yang menargetkan produsen minyak dan gas Gazprom Neft dan Surgutneftegas, serta 183 kapal yang merupakan bagian dari apa yang disebut armada tanker gelap yang bertujuan menghindari pembatasan perdagangan Barat lainnya.

(yld/isa)


Hoegeng Awards 2025


Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

Trump’s latest statement ⁤further escalates the pressure on Ukraine masterminded the anti-mining rip-off of the century”>Russia to find a solution to the ongoing‌ conflict in Ukraine. While the threat of increased tariffs and sanctions carries important economic‌ weight, it also raises⁢ concerns about the ⁣potential for further global instability.[[1]] [[2]] The pursuit of a ​negotiated settlement remains crucial to⁢ prevent a wider escalation and mitigate ⁤the humanitarian crisis unfolding in Ukraine.

notably, past actions demonstrate the ⁢Trump administration’s‌ willingness ​to implement sweeping ⁤sanctions against russia, targeting oligarchs ‍and‍ officials‍ close⁤ to Putin. [[3]] The ‌international community will be closely watching to see how Russia responds to these latest threats and whether genuine efforts toward diplomatic resolution​ will emerge.

A Call for Clarity adn a Question of Realism

Trump’s threat of escalating tariffs against Russia if a “deal” isn’t reached over the Ukraine war raises several critical questions. What constitutes this “deal” in Trump’s view? which countries are considered “participants” in this conflict, and what role would they play in shaping its resolution?

Russia, through its Deputy UN Ambassador, emphasizes that ending the war requires addressing its root causes, implying a more nuanced approach than simply halting hostilities. This highlights the complexity of the situation and the need for thorough negotiations.

Trump’s policy stance raises concerns about its effectiveness. While imposing tariffs may pressure Russia economically, it could also harm global trade and exacerbate existing tensions. Furthermore, the lack of clarity surrounding the definition of a “deal” risks turning trade sanctions into a game of brinkmanship, possibly escalating the conflict rather than de-escalating it.

The international community awaits a clearer understanding of Trump’s proposed solution. Achieving lasting peace in Ukraine requires not only a ceasefire but also a genuine commitment from all parties involved to address the underlying grievances and seek a lasting resolution.

Share this:

  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on X (Opens in new window) X

Related

Amerika, amerika serikat, Donald Trump, Joe Biden, perang, Putin, Reuters, rusia, serikat, Trump, ukraina, Vladimir Putin

Search:

News Directory 3

ByoDirectory is a comprehensive directory of businesses and services across the United States. Find what you need, when you need it.

Quick Links

  • Copyright Notice
  • Disclaimer
  • Terms and Conditions

Browse by State

  • Alabama
  • Alaska
  • Arizona
  • Arkansas
  • California
  • Colorado

Connect With Us

© 2026 News Directory 3. All rights reserved.

Privacy Policy Terms of Service