World’s Oldest Baby: Frozen Embryo Born After 30 Years
Bayi ‘Tertua’ di Dunia lahir dari Embrio yang Dibekukan Selama 30 Tahun
Table of Contents
Seorang bayi laki-laki bernama Thaddeus Holt telah lahir di Amerika Serikat, memecahkan rekor sebagai bayi tertua yang lahir dari embrio yang dibekukan. Embrio ini telah disimpan selama 30 tahun, menjadikannya saksi bisu perjalanan waktu yang luar biasa.
Kisah Thaddeus dimulai pada tahun 1992, ketika embrio tersebut dibekukan oleh pasangan yang tidak disebutkan namanya.salah satu embrio kemudian diimplantasikan ke dalam tubuh Lindsey, yang berhasil hamil dan melahirkan seorang putri yang kini berusia 30 tahun.
Adopsi Embrio: Harapan Baru bagi Keluarga
Embrio yang tersisa disimpan dalam penyimpanan jangka panjang. ketika Lindsey dan pasangannya berpisah, mereka memutuskan untuk mengadopsi embrio tersebut. Adopsi embrio merupakan praktik yang semakin umum di Amerika Serikat, terutama di klinik-klinik Kristen, sebagai solusi bagi pasangan yang mengalami kesulitan hamil.
Setelah tujuh tahun berjuang untuk memiliki anak,Lindsey dan timnya mendaftar kembali ke program yang sama. Takdir mempertemukan mereka dengan embrio Thaddeus.
Momen Kelahiran yang Mengharukan
“Kami mengalami persalinan yang sulit, tetapi kami berdua baik-baik saja sekarang,” ujar Lindsey dengan penuh rasa syukur. Ia menambahkan, “Dia sangat tenang. kami takjub memiliki bayi berharga ini.”
Kelahiran Thaddeus bukan hanya menjadi momen bahagia bagi keluarganya, tetapi juga sebuah tonggak sejarah dalam dunia kedokteran reproduksi. Ini menunjukkan potensi luar biasa dari teknologi pembekuan embrio dan memberikan harapan baru bagi banyak pasangan yang mendambakan kehadiran buah hati.
Lihat video “ma Alabama Decides Frozen Embryo to be considered a child“
[Gambas:Video 20detik]
(star/kna)
